KONFERENSI NASIONAL HUKUM TATA NEGARA KE III 

&  ANUGERAH KONSTITUSI MUHAMMAD YAMIN AWARD

 Seminar Tantangan Demokrasi Internal Partai dengan narasumber Prof. Yuliandri serta pembicara dari sebelah kiri Prof. Saldi Isra, Fami Idris dan sebelah kanan Prof Syamsuddin Haris

Bukittinggi, 5-7 September 2016, Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas Kembali menyelenggarakan Konferensi Nasional Hukum Tata Negara Ke-III dan Anugerah Konstitusi Muhammad Yamin Award Ke-II. Konferensi Nasional Hukum Tata Negara jilid tiga ini mengusung tema Demokratisasi Partai Politik serta mengundang seluruh akademisi, pemerhati Hukum Tata Negara dan Prakitisi Seluruh Indonesia sebagai Peserta Call Paper dan Non Call Paper. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla dan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Menteri Dalam Negeri, Rektor Unand, dan tamu undangan lainnya. Konferensi ini diharapkan menghasilkan suatu gagasan dan formulasi baru dalam menghadapi permasalahan Partai Politik di Indonesia. 

 

Suasana Diksusi Parallel Group Discussion I

6 September 2016, Kegiatan Konferensi Hukum Tata Negara ke III dilanjutkan dengan Seminar yang bertema “Tantangan Demokrasi Internal Partai Politik” dengan narasumber Prof. Dr. Syamsuddin Haris (Kepala Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI), Prof. Dr. Saldi Isra (Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas), Laode M. Syarif. PhD (Pimpinan KPK), Dr. Fahmi Idris (Politikus Senior Partai Golkar) dengan Moderator Prof. Dr. Yuliandri,S.H.,M.H. serta penyampaian hasil penelitian PUSaKO oleh Feri Amsari. Kemudian kegiatan di lanjutkan dengan Parralel Group Discussion yang di bagi atas 3 parrallel yaitu: parrallel satu dengan tema Memetakan Permasalahan Demokrasi Internal Partai, membahas permasalahan Demokrasi Partai dalam memilih Ketua Partai dan Penetuan Calon Presiden, Calon Legislatif dan Calon Kepala Daerah. Parralel kedua dengan tema Kepengurusan Partai, membahas Demokrasi Partai dalam Penyelesaian Sengketa Internal dan hubungan Pengurus Pusat dan Daerah Partai dan parrallel tiga dengan tema Finansial Partai membahas Sumber, Pengelolaan dan Pengawasan Dana Partai.

Selain itu, Kegiatan ini juga bersamaan dengan pemberian Anugerah Konstitusi Muhammad Yamin Award yang Kedua. Anugerah ini ditujukan untuk memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerhati dan pengamat Konstitusi yang telah mendidikasikan pemikirannya dalam perkembangan Hukum Tata Negara Indonesia. Pada Anugerah Konstitusi ini menambahkan satu Kategori baru yaitu Pemikir Muda Hukum Tata Negara yang diberikan sebagai wujud apresiasi untuk memberikan ruang kepada Pemikir Muda untuk terus mengembangankan pemikirannya dalam Hukum Tata Negara.

 

Penerima Anugerah Konstitusi M.Yamin Award dari kiri Zainal Arifin Mochtar, Mahfud MD, Bagir Manan dan sebelah kanan Tri Agung Kristanto

Penganugerahan ini di berikan pada Malam Puncak Konferensi Nasional Hukum Tata Negara Ke Iii & Anugerah Konstitusi Muhammad Yamin Award pada tanggl 6 September 2016 di Balai Room Hotel Novotel Bukittinggi. Tokoh-tokoh yang dianugerahi Muhammad Yamin Award telah melewati seleksi langsung oleh Tim Dewan Juri yang diketuai oleh Bapak Todung Mulya Lubis dan mengerucut kepada nama-nama berikut: Katergori Pemikir Muda Hukum Tata Negara diberikan kepada Zainal Arifin Mochtar Dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Kategori Jurnaslis Konsitusi dianugerahi kepada Wartawan Senior Kompas Tri Agung Kristanto. 

Kategori  Karya Monumental dia anugerahi kepada Hakim Konstitusi RI Periode 2008-2013 Mahfud MD atas literatur bukunya yang berjudul Poltik Hukum. Karya tersebut telah menjadi literatur penting dalam perkembangan ilmu politik di Indonesia. Kemudian Kategori Lifetime Achievement di anugerahkan kepada  Ketua Mahkamah Agung Periode 2001-2008 Bagir Mana sebagai sosok praktisi hukum yang telah bersumbangsih terhadap Konstitusi Republik Indonesia