Wednesday, May 25, 2022

FOCUS GROUP DISCCUSION
 MAKING PRESIDENTIAL DEMOCRACY WORKS

HISTORICAL CHALLENGES, INSTITUSIONAL CHOICES, AND LEADERSHIP RESPONSES

 

            Focus group disccusion ini diselenggaran oleh Institute Peace For Democracy yang bekerjasama dengan Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) yang diadakan pada Jumat, 8 Mei 2015 di Gedung sayap kanan Auditorium Univresitas Andalas. FGD ini mengundang para praktisi, institusi, dosen dari berbagai universitas, serta orang-orang yang sangat berpengaruh dalam pengembangan isu sistem pemerintahan presidensial di Indonesia. Tema yang diangkat pada FGD ini yaitu Making Presidential Democrazy Works Historical Challenges, Institusional Choices, And Leadership Responses.

            Tujuan dari FGD ini yaitu pertama, logika yang mendasar, sejarah terbentuk, pengaturan dalam konstitusi  terhadap Sistem Presidensial di Indonesia. Kedua, untuk menjelaskan keadaaan atau faktor perubahan sistem presidensial di Indonesia, termasuk dinamika dan konteslasi politik, sosial dan perkembangannya dan implikasi dari suatu kebijakan. Ketiga, dialog membahas pemahaman dan dukungan dari berbagai komunitas dalam mempelajari sistem presidensial di Indonesia dan luar Indonesia. Terakhir, membahas mengenai pembelajaran dan pemahaman dari Indonesia dan negara lain yang menerapkan sistem pemerintahan presidensial.

            FGD ini dibuka oleh Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Werry Darta Taifur, SE., MA. Sebagai pengantar dari diskusi yang dipaparkan oleh Direktur IPD Dr. I Ketut Putra Erawan. Diskusi di pimpin oleh Ani Sucipto dan  dimulai dari presentasi oleh Prof. Dr. Saldi Isra, Dr. Djayadi hanan, Endy bayuni. Dalam diskusi ini dibagi atas beberapa kelompok yang terdiri dari kelompok satu yaitu : oleh Prof. Dr. Saldi Isra, Dr. Djayadi hanan, Endy bayuni. Kelompok dua : Mayjen (Purn) heryadi dan Prof. Dr. Ramlan Surbankti. Kelompok tiga : Bambang haryumarti,  Ani Sucipto, Ruth Indiah Rahayu. Kelompok empat : Dr. I ketut Putra Erawan, Prof Dr. Hamdi Muluk, Christina Chelsia Chan.

            Dalam diskusi ini masing kelompok membahas berbagai topik yaitu kelompok pertama membahas Instutional logics, Historical Foundation and Constitusional Framework. Kelompok kedua membahass : Political Constellation and Dynamics, kelompok 3 membahas : Society, Media and Public Sphere dan kelompok empat menbahas Policy making and Bureaucracy.

 

            Pada pukul 16-30 Diskusi ini kemudian di akhiri dan dilanjutkan pembahasannya pada jamuan makan malam dirumah Prof. Dr. Saldi Isra dan menentukan agenda pertemuan selanjutnya.

Hatta

Yamin

SEKRETARIAT PUSAKO FH-UNAND

Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas

Lt II Gedung Bersama Dekanat Fakultas Hukum Universitas Andalas.

Telp/Fax : 0751-775692 E-mail : sekretariat@pusako.or.id Twitter : @PUSaKO_UNAND