Tuesday, November 13, 2018

Partai Politik Mengalami Distorsi Ideologis

Minggu, 22 Mei 2016.

MAKASSAR - Dosen Filsafat Politik UIN Alauddin Makassar Moh. Sabri mengatakan, “problem demokrasi kita adalah problem kepemimpinan, terutama kepemimpinan parpol. “Partai hari ini biasa disebut mengalami distorsi ideologis, lantas mengarah pada kecenderungan pragmatisme bahwa parpol hanya berbicara tentang kekuasaan”

Ari Wirya Dinata
Focus Group Discussion Pembaharuan Partai Politik di Makassar, Selasa (12/05/2016).  

Beliau menambahkan bahwa praktek transaksional rasa-rasanya lebih mendominasi wajah kepemimpinan bangsa ini ketimbang transformasional. Pada kegiatan dan waktu yang sama, Veri Junaidi menambahkan bahwa, “hal yang paling krusial hari ini terkait dengan partai politik adalah terkait dengan kemandirian parpol, khususnya terkait dengan isu keuangan partai”.

Menurut Ketua Kode Inisiatif ini, isu ini tidak pernah disentuh, apalagi soal pendanaan parpol. “Isu ini juga yang sulit muncul dipermukaan dan menjadi satu kebijakan”. Begitulah yang disampaikan oleh dua orang narasumber dalam acara focus group discussion dengan tema pembaharuan partai politik yang diselengarakan oleh Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas bekerja sama dengan ACC Makassar pada tanggal 12 Mei 2016 di Makassar.

Add a comment

Read more: Partai Politik Mengalami Distorsi Ideologis

Memperbaiki Demokrasi Lewat Demokrasi Partai

Minggu, 22 Mei 2016.

PONTIANAK - Demokarsi kita akan lebih baik ketika partai politik kita juga lebih baik. Kalau parpol tidak menunjukan lebih baik maka demokrasi kita akan begini-begini saja. Begitulah yang disampaikan oleh Syamsuddin Haris, professor riset LIPI dalam acara focus group discussion dengan tema pembaharuan partai politik yang diselengaraakan oleh Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas bekerja sama dengan Gemawan Pontianak.

Acara yang diselenggarakan pada hari Selasa, 3 Mei 2016 di Pontianak yang dihadiri oleh penyelenggara pemilu, perwakilan beberapa partai politik, akademisi, NGO serta pemerhati pemilu dan demokrasi. Dalam kesempatan yang sama professor Syamsudin Haris kembali menegaskan dengan mangatakan, “bagaimana demokarasi internal berjalan apabila partai politik kita sebagaian besar malah sudah berubah dari badan hukum publik menjadi badan hukum privat menjadi milik individu”.

Add a comment

Read more: Memperbaiki Demokrasi Lewat Demokrasi Partai

PENELITIAN PEMBAHARUAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA

Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) bekerjasama dengan The International Foundation for Electoral Systems (IFES) melakukan penelitian terkait problematika partai politik dengan fokus utamanya yaitu demokrasi dalam internal partai politik. Penelitian melilhat  partai-partai politik yang telah ada di Indoensia,  melalui mekanisme Focus Group Discussion (FGD) dengan mengundang perwakilan partai politik, akademisi dan praktisi yang berasal dari daerah yang dipilih. beberapa daerah di Indonesia yang menjadi objek penelitian ini antara lain : Aceh, Pontianak, Makassar, Mataram, Yogyakarta, Surabaya, Papua, dan Jakarta.

Add a comment

Read more: PENELITIAN PEMBAHARUAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA

Hatta

Yamin

SEKRETARIAT PUSAKO FH-UNAND

Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas

Lt II Gedung Bersama Dekanat Fakultas Hukum Universitas Andalas.

Telp/Fax : 0751-775692 E-mail : sekretariat@pusako.or.id Twitter : @PUSaKO_UNAND